Langsung ke isi
SiapPsikotes
Panduan

Contoh Soal Psikotes Matematika dan Jawabannya (Beserta Cara Hitungnya)

Soal matematika psikotes jarang menuntut rumus yang rumit. Yang membuatnya berat adalah waktu: hitungannya sederhana, tetapi jumlahnya banyak dan batas waktunya sempit. Di halaman ini ada 33 soal latihan berpembahasan.

Isi halaman

  1. Apa saja yang diuji di psikotes matematika
  2. Jenis pola deret angka yang paling sering keluar
  3. Contoh soal matematika dan pembahasan
  4. Aritmetika dasar yang sering dipakai: persen, keuntungan, kecepatan
  5. Latihan lanjutan: 10 soal kemampuan numerik
  6. Latihan logika: 8 soal penalaran
  7. Kesalahan umum dan cara menghindarinya
  8. Cara latihan 10 menit tiap hari

Contoh soal psikotes matematika dan jawabannya sering dicari menjelang seleksi kerja. Wajar, karena bagian ini tidak menguji matematika tingkat lanjut, melainkan kecepatan mengenali pola dan ketelitian berhitung. Dua hal itu bisa dilatih, dan latihan yang tepat jauh lebih berguna daripada menghafal kunci jawaban.

Di halaman ini kamu bisa langsung mengerjakan 33 soal: 15 soal matematika, 10 soal kemampuan numerik, dan 8 soal penalaran. Semuanya diambil utuh dari bank soal SiapPsikotes yang diperiksa dengan pedoman mutu yang dapat diperiksa ulang, dan setiap soal punya pembahasan yang bisa dibuka setelah kamu menjawab.

Urutannya begini: bentuk soal dan mata uji yang berulang, jenis pola deret angka beserta tabel polanya, blok soal matematika, aritmetika dasar dengan contoh hitungan, dua blok latihan tambahan, kesalahan umum, lalu rencana latihan sepuluh menit tiap hari. Kalau kamu datang hanya untuk mengerjakan soal, lompat saja langsung ke blok soal pertama.

Apa saja yang diuji di psikotes matematika

Dalam latihan, soal matematika psikotes hampir selalu berbentuk pilihan ganda dengan empat opsi dan batas waktu per butir yang ketat. Kalkulator umumnya tidak diperbolehkan, sehingga kertas coret-coretan menjadi alat bantu utama. Nilai tambah terbesar bukan menghafal rumus, melainkan kebiasaan menghitung dengan rapi dan tahu kapan sebuah soal sebaiknya dilewati dulu.

Yang membuat bagian ini terasa berat bukan tingkat kesulitannya, melainkan jumlah butir yang harus diselesaikan dalam waktu terbatas. Karena itu, biasakan bekerja dengan batas waktu per butir sejak dari latihan: tentukan target, misalnya 45 detik per soal, tandai butir yang melewati batas itu, lalu lanjut ke soal berikutnya. Soal yang ditandai bisa kamu kembalikan di akhir, sementara soal mudah yang terlewat tidak akan kembali sendiri. Aturan penilaian dan pengurangan nilai berbeda antar seleksi, jadi bacalah instruksi di hari pelaksanaan sebelum memutuskan untuk menebak.

Secara garis besar, materi yang berulang di banyak latihan bisa dikelompokkan menjadi lima:

Komposisi soal berbeda-beda antara satu seleksi dan seleksi lain, dan tidak ada satu susunan yang berlaku untuk semua penyelenggara. Karena itu cara paling aman adalah melatih variasi soal, bukan menebak susunan satu penyelenggara tertentu. Aturan penilaian pun berbeda antar seleksi, jadi baca instruksi sebelum memutuskan menebak jawaban yang tidak kamu ketahui.

Jenis pola deret angka yang paling sering keluar

Deret angka adalah bagian yang paling cepat dikerjakan kalau polanya terbaca, dan paling menyita waktu kalau kamu menebak-nebak. Kebiasaan yang membantu: tuliskan selisih antar suku di atas angkanya. Banyak pola langsung terlihat pada langkah itu, tanpa perlu menghitung sampai jawaban akhir.

Ada urutan pemeriksaan yang bisa dikerjakan cepat, kira-kira tiga langkah. Pertama, hitung selisih antar suku; kalau selisihnya tetap, polanya sudah ketemu. Kedua, kalau selisihnya tidak tetap, periksa apakah selisih itu sendiri naik secara teratur, dan perhatikan juga apakah angkanya berada di sekitar bilangan kuadrat seperti 64 dan 81, yaitu delapan kuadrat dan sembilan kuadrat. Ketiga, kalau dua cara itu gagal, pisahkan suku ganjil dan suku genap, lalu periksa apakah masing-masing punya aturan sendiri.

Yang juga penting adalah menetapkan batas kesabaran. Kalau setelah sekitar 40 detik pola belum terbaca, tandai soal itu dan pindah. Deret angka bisa memakan waktu tanpa batas, sedangkan modal utamamu di tes ini adalah waktu untuk soal lain. Pola yang belum terlihat hari ini biasanya terbaca lebih cepat setelah kamu berlatih beberapa deret setiap hari.

Tujuh pola berikut mencakup sebagian besar deret yang muncul dalam latihan:

PolaCiri mudah dikenaliContoh singkat
Beda tetapSelisih antar suku selalu sama4, 9, 14, 19, 24 (selisih +5)
Beda bertingkatSelisihnya sendiri membentuk pola teratur2, 5, 10, 17, 26 (selisih +3, +5, +7, +9)
Perkalian tetapSetiap suku dikalikan atau dibagi angka yang sama3, 6, 12, 24, 48 (dikali 2)
Dua deret bergantianSuku ganjil dan suku genap punya aturan sendiri7, 20, 10, 40, 13, 80 (ganjil +3, genap dikali 2)
Bilangan kuadratSuku mengikuti 1, 4, 9, 16, dan seterusnya1, 4, 9, 16, 25 (1x1, 2x2, 3x3, 4x4, 5x5)
Dua operasi bergantianDikali lalu dikurangi, berulang5, 10, 8, 16, 14 (dikali 2, dikurangi 2)
Jumlah dua suku sebelumnyaTiap suku adalah jumlah dua suku di depannya2, 3, 5, 8, 13, 21

Contoh pada tabel adalah ilustrasi pola supaya mudah diingat, bukan soal yang harus dijawab. Pola yang sama kamu pakai saat mengerjakan blok soal di bawah. Satu catatan tambahan: tidak semua deret memakai aturan yang sama dari awal sampai akhir, jadi periksa selalu dua atau tiga suku terakhir sebelum memastikan pilihanmu.

Contoh soal matematika dan pembahasan

Berikut 15 soal matematika pilihan ganda. Kerjakan dulu tanpa membuka jawaban, lalu periksa dengan mengikuti langkah pada pembahasan. Kalau ada butir yang salah, tulis alasan kesalahannya - membaca penyebabnya satu kali lebih berguna daripada mengerjakan dua puluh soal baru tanpa koreksi. Catat juga waktu yang kamu pakai untuk melihat apakah kecepatanmu sudah sesuai target.

1.Pasukan 240 prajurit, 35% dikirim misi. Sisa prajurit...

  1. 156
  2. 160
  3. 176
  4. 84
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 156 Dikirim = 35% × 240 = 84. Sisa = 240-84 = 156. INGAT: Persen = per seratus. Contoh: 35% × 240 = 35/100 × 240.

2.Jika sin30°=0.5, nilai 4sin30° + 2cos60° adalah...

  1. 4
  2. 5
  3. 6
  4. 3
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 3 cos60°=0.5. Maka 4(0.5)+2(0.5)=2+1=3. INGAT: Soal hitungan: tulis langkahnya, jangan mengandalkan perkiraan.

3.Sebuah kolam renang diisi 2 pipa. Pipa A mengisi penuh dalam 6 jam, Pipa B dalam 3 jam. Bersama-sama dalam berapa jam?

  1. 2 jam
  2. 2,5 jam
  3. 1 jam
  4. 1,5 jam
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 2 jam TRIK CEPAT: Kapasitas per jam = 1/6 + 1/3 = 1/6 + 2/6 = 3/6 = 1/2. Waktu = 2 jam. RUMUS: 1/A + 1/B = 1/C. INGAT: Soal hitungan: tulis langkahnya, jangan mengandalkan perkiraan.

4.Jika 5x + 3 = 23, nilai x adalah...

  1. 5
  2. 6
  3. 3
  4. 4
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 4 5x = 23-3 = 20. x = 4. TRIK: pindahkan konstanta dulu, baru bagi. INGAT: Persamaan: kumpulkan variabel di satu ruas dan angka di ruas lainnya.

5.Kecepatan = 72 km/jam. Dalam 2,5 jam menempuh...

  1. 180 km
  2. 190 km
  3. 160 km
  4. 170 km
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 180 km Jarak = v x t = 72 × 2,5 = 180 km. INGAT: Rumus: Jarak = Kecepatan × Waktu; Waktu = Jarak ÷ Kecepatan.

6.5% dari 1000 + 10% dari 500 = ...

  1. 150
  2. 200
  3. 250
  4. 100
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 100 5% × 1000 = 50. 10% × 500 = 50. Total = 100. INGAT: Persen = per seratus. Contoh: 35% × 240 = 35/100 × 240.

7.Pasukan 240 prajurit, 43% dikirim misi. Sisa prajurit...

  1. 145
  2. 129
  3. 131
  4. 137
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 137 Dikirim = 43% × 240 = 103. Sisa = 240 - 103 = 137. INGAT: Persen = per seratus. Contoh: 35% × 240 = 35/100 × 240.

8.Jika 2x + 20 = 40, nilai x adalah...

  1. 10
  2. 12
  3. 8
  4. 13
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 10 2x = 40-20 = 20. x = 20÷2 = 10. INGAT: Persamaan: kumpulkan variabel di satu ruas dan angka di ruas lainnya.

9.Jika 7x - 10 = 95, nilai x adalah...

  1. 18
  2. 16
  3. 12
  4. 15
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 15 7x = 95+10 = 105. x = 105÷7 = 15. INGAT: Persamaan: kumpulkan variabel di satu ruas dan angka di ruas lainnya.

10.Jika x + y = 18 dan x - y = 2, nilai x × y adalah...

  1. 80
  2. 74
  3. 72
  4. 88
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 80 2x = 20 → x = 10; 2y = 16 → y = 8. x×y = 80. INGAT: Soal hitungan: tulis langkahnya, jangan mengandalkan perkiraan.

11.Deret aritmetika: 7, 9, 11, 13. Suku ke-11 adalah...

  1. 32
  2. 21
  3. 33
  4. 27
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 27 a=7, b=2. U11 = 7+10×2 = 27. INGAT: Deret: hitung selisih dulu (aritmetika), atau cek rasio (geometri).

12.Deret geometri: 4, 8, 16, 32. Suku ke-6 adalah...

  1. 128
  2. 88
  3. 168
  4. 97
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 128 Rasio = 2. U6 = 4×2⁵ = 128. INGAT: Deret: hitung selisih dulu (aritmetika), atau cek rasio (geometri).

13.Jarak 275 km ditempuh dengan kecepatan 55 km/jam. Waktu tempuh...

  1. 3
  2. 6
  3. 4
  4. 5
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 5 Waktu = 275÷55 = 5 jam. INGAT: Rumus: Jarak = Kecepatan × Waktu; Waktu = Jarak ÷ Kecepatan.

14.Persegi panjang dengan panjang 11 cm dan lebar 9 cm. Luasnya...

  1. 99
  2. 92
  3. 87
  4. 106
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 99 Luas = 11×9 = 99 cm². INGAT: Luas persegi panjang = panjang × lebar; Keliling = 2 × (panjang + lebar).

15.Rata-rata dari 90, 59, 45, 81, 80, 77 adalah...

  1. 74
  2. 70
  3. 71
  4. 72
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 72 Jumlah data = 90 + 59 + 45 + 81 + 80 + 77 = 432. Rata-rata = 432 ÷ 6 = 72. INGAT: Rata-rata = jumlah data ÷ banyak data. Median = nilai tengah setelah data diurutkan.

Aritmetika dasar yang sering dipakai: persen, keuntungan, kecepatan

Persen, untung dan rugi, serta kecepatan jarak waktu adalah tiga topik yang paling sering muncul dalam bentuk soal cerita. Semuanya bertumpu pada perkalian dan pembagian sederhana. Kuncinya satu: tuliskan apa yang diketahui dan apa yang dicari sebelum memilih jawaban, supaya kamu tidak menghitung hal yang tidak ditanyakan.

Pola berpikirnya selalu sama dan cukup tiga langkah: samakan dulu semua satuan, tuliskan hubungan antarangka yang kamu pakai, lalu hitung dan periksa apakah hasilnya masuk akal. Contoh pemeriksaan akal sehat: kalau modal 80.000 dijual 100.000, keuntungan seperempat atau 25% masuk akal; kalau hasil hitunganmu keluar 125%, berarti ada yang salah tempat.

Contoh singkat berikut memperlihatkan cara berhitungnya, lengkap dengan angkanya:

Dua kebiasaan cepat yang hemat waktu: ubah diskon menjadi pengali (potongan 25% berarti dikali 0,75), dan samakan satuan sebelum membagi - 45 menit harus ditulis 0,75 jam, bukan 45. Untuk soal cerita yang terasa panjang, selesaikan dulu yang angkanya paling sederhana; setiap butir bernilai sama, jadi tidak ada gunanya bertarung lebih lama di satu butir yang sulit.

Latihan lanjutan: 10 soal kemampuan numerik

Soal numerik menuntut hal yang mirip dengan soal matematika, hanya saja porsi hitungan cepatnya lebih besar dan angkanya kadang disajikan dalam tabel. Setelah 15 soal tadi, lanjutkan dengan 10 soal berikut untuk menguji ketahanan konsentrasimu. Kalau di blok sebelumnya kamu berhenti beberapa kali, perhatikan di soal nomor berapa konsentrasimu mulai turun - itu informasi yang berguna untuk mengatur tempo di hari tes.

1.1248 + 763 - 459 = ...

  1. 1552
  2. 1562
  3. 1572
  4. 1542
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 1552 Kerjakan berurutan: 1248 + 763 = 2011, lalu 2011 − 459 = 1552. INGAT: Numerik: kerjakan dari kiri ke kanan dan tulis hasil antara supaya tidak keliru.

2.Berapa persen 75 dari 300?

  1. 30%
  2. 35%
  3. 20%
  4. 25%
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 25% 75/300 × 100% = 25%. INGAT: Numerik: kerjakan dari kiri ke kanan dan tulis hasil antara supaya tidak keliru.

3.456 - 178 = ...

  1. 278
  2. 288
  3. 298
  4. 268
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 278 Kurangkan langsung: 456 − 178 = 278. INGAT: Numerik: kerjakan dari kiri ke kanan dan tulis hasil antara supaya tidak keliru.

4.2⁷ = ...

  1. 256
  2. 512
  3. 64
  4. 128
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 128 2⁷ = 2 × 2 × 2 × 2 × 2 × 2 × 2 = 128. INGAT: Hafal kuadrat 1-25 dan pangkat kecil (2⁵=32, 2⁸=256, 2¹⁰=1024).

5.143 + 278 + 428 = ...

  1. 873
  2. 821
  3. 834
  4. 849
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 849 Kerjakan berurutan: 143 + 278 = 421, lalu 421 + 428 = 849. INGAT: Numerik: kerjakan dari kiri ke kanan dan tulis hasil antara supaya tidak keliru.

6.198 ÷ 9 = ...

  1. 22
  2. 18
  3. 17
  4. 25
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 22 198 ÷ 9 = 22 (cek: 9 × 22 = 198). INGAT: Numerik: kerjakan dari kiri ke kanan dan tulis hasil antara supaya tidak keliru.

7.7/8 - 1/2 = ...

  1. 3/9
  2. 4/8
  3. 6/6
  4. 3/8
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 3/8 Samakan penyebut ke 8. 7/8 = 7/8, 1/2 = 4/8. Selisih = 3/8 = 3/8. INGAT: Pecahan: samakan penyebut dulu, baru jumlahkan atau kurangkan pembilangnya.

8.3⁵ = ...

  1. 243
  2. 81
  3. 15
  4. 729
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 243 3⁵ = 3 × 3 × 3 × 3 × 3 = 243. INGAT: Hafal kuadrat 1-25 dan pangkat kecil (2⁵=32, 2⁸=256, 2¹⁰=1024).

9.√289 = ...

  1. 15
  2. 18
  3. 20
  4. 17
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 17 √289 = 17, karena 17 × 17 = 289. INGAT: Hafal kuadrat 1-25 dan pangkat kecil (2⁵=32, 2⁸=256, 2¹⁰=1024).

10.KPK dari 14 dan 21 adalah...

  1. 42
  2. 35
  3. 294
  4. 7
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 42 Faktorisasi prima: 14 = 2 × 7 dan 21 = 3 × 7. KPK diambil dari SEMUA faktor dengan pangkat terbesar → KPK = 42. Cara cepat: (a × b) ÷ FPB = (14 × 21) ÷ 7 = 42. INGAT: FPB pakai faktor SAMA dengan pangkat terkecil; KPK pakai SEMUA faktor dengan pangkat terbesar.

Latihan logika: 8 soal penalaran

Penalaran dan logika lebih menguji cara berpikir daripada kecepatan menghitung: menyimpulkan, meneruskan pola, dan memeriksa pernyataan yang tampak benar tetapi belum tentu. Delapan soal berikut melengkapinya. Di bagian ini kamu akan lebih sering memakai logika bahasa daripada angka, jadi bacalah setiap opsi sampai habis sebelum memilih.

1.Semua prajurit TNI disiplin. Budi prajurit TNI. Kesimpulan:

  1. Budi pasti disiplin
  2. Tidak bisa disimpulkan
  3. Budi mungkin disiplin
  4. Budi tidak disiplin
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: Budi pasti disiplin Silogisme valid: premis mayor + minor valid → Budi pasti disiplin. INGAT: Silogisme: 'semua A adalah B' + 'X adalah A' → X pasti B. Kalau hanya tahu X adalah B, X belum tentu A.

2.Tidak ada prajurit yang penakut. Andi penakut. Maka:

  1. Andi bukan prajurit
  2. Andi prajurit terlatih
  3. Tidak bisa disimpulkan
  4. Andi mungkin prajurit
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: Andi bukan prajurit Tidak ada prajurit yang penakut → semua penakut bukan prajurit. Andi penakut → Andi bukan prajurit. INGAT: Silogisme: 'semua A adalah B' + 'X adalah A' → X pasti B. Kalau hanya tahu X adalah B, X belum tentu A.

3.Deret huruf: A, C, F, J, O. Huruf berikutnya...

  1. U
  2. V
  3. S
  4. T
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: U Ubah ke posisi alfabet: A(1), C(3), F(6), J(10), O(15). Selisihnya +2, +3, +4, +5, maka berikutnya +6. O(15) + 6 = 21 = huruf U. INGAT: Deret huruf: ubah huruf menjadi nomor (A=1 sampai Z=26), lalu cari selisihnya.

4.Deret huruf: B, E, H, K, N. Huruf berikutnya...

  1. Q
  2. R
  3. S
  4. P
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: Q Selisih: +3. B(2)+3=E(5), E+3=H(8), H+3=K(11), K+3=N(14), N+3=Q(17). Jawaban: Q. INGAT: Deret huruf: ubah huruf menjadi nomor (A=1 sampai Z=26), lalu cari selisihnya.

5.Deret: 3, 6, 12, 24, 48, 96. Angka berikutnya...

  1. 197
  2. 187
  3. 195
  4. 192
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 192 Pola: 3×2ⁿ⁻¹. Setelah 96 adalah 192. INGAT: Deret angka: tulis selisih antar suku. Selisih tetap = aritmetika, rasio tetap = geometri, selisih naik = pola bertingkat.

6.Kode A=1, B=2, ..., Z=26. Kode untuk 'GARUDA' adalah...

  1. 7-1-17-21-4-1
  2. 7-2-18-21-4-1
  3. 7-1-18-22-4-1
  4. 7-1-18-21-4-1
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 7-1-18-21-4-1 GARUDA = G A R U D A = 7-1-18-21-4-1. INGAT: Sandi: cek pergeseran (+1, +2) atau ubah huruf ke posisi alfabet (A=1, B=2, ... Z=26).

7.Semua prajurit disiplin. Andi prajurit. Kesimpulan yang benar...

  1. Informasi tidak cukup
  2. Tidak bisa disimpulkan
  3. Mungkin benar tapi tidak pasti
  4. Andi disiplin
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: Andi disiplin Silogisme: semua A=B, X=A → X=B. INGAT: Silogisme: 'semua A adalah B' + 'X adalah A' → X pasti B. Kalau hanya tahu X adalah B, X belum tentu A.

8.Dalam kotak ada 2 bola merah dan 10 bola biru. Peluang terambil bola merah...

  1. 1/5
  2. 5/6
  3. 6/5
  4. 1/6
Lihat jawaban & pembahasan

JAWABAN: 1/6 Total bola = 2 + 10 = 12. Peluang merah = 2/12 = 1/6 (dibagi 2). INGAT: Peluang = jumlah yang diharapkan ÷ seluruh kemungkinan. Sederhanakan pecahannya.

Kesalahan umum dan cara menghindarinya

Sebagian besar kesalahan pada tes berhitung bukan karena tidak bisa, melainkan karena tergesa-gesa. Tujuh kebiasaan berikut adalah yang paling sering muncul sekaligus yang paling mudah diperbaiki.

Kesalahan yang paling mahal bukan salah hitung, melainkan salah membaca pertanyaan. Biasakan menandai kata kunci seperti selisih, total, atau rata-rata sebelum mulai menghitung. Menandai kata kunci juga membuat kamu lebih cepat sadar ketika soal meminta hal yang berbeda dari dugaan pertama.

Cara latihan 10 menit tiap hari

Sepuluh menit setiap hari memberi hasil yang lebih baik daripada tiga jam sekali seminggu. Kecepatan berhitung bekerja seperti kebiasaan: ia terbentuk dari pengulangan pendek yang sering, bukan dari satu sesi panjang yang melelahkan.

Agar latihanmu terukur, catat dua hal setiap sesi: jumlah jawaban benar dan waktu yang dipakai. Kenaikan kecepatan biasanya terasa lebih dulu daripada kenaikan jumlah benar, dan itu tanda yang bagus. Bandingkan catatanmu setiap akhir pekan, bukan setiap hari, karena selisih sehari ke sehari tidak berarti apa-apa.

Rangkaian sepuluh menit berikut bisa langsung kamu pakai, tanpa perlu memasang apa pun:

Sisihkan satu hari dalam seminggu untuk mengulang seluruh catatan kesalahan, bukan mengerjakan soal baru. Pilih jam saat kamu masih segar; latihan berhitung setelah lelah hasilnya jauh lebih kecil. Kalau satu hari terlewat, lanjutkan saja pada hari berikutnya - yang merusak kebiasaan bukan hari yang bolong, melainkan dua minggu tanpa latihan.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah soal psikotes matematika boleh dikerjakan dengan kalkulator?

Umumnya tidak. Karena itu latih berhitung di kepala: kuasai perkalian 1 sampai 20, hafalkan padanan persen yang sederhana (25% sama dengan seperempat, 10% sama dengan 0,1), dan biasakan memecah angka - untuk 15% dari 240.000, hitung 24.000 lalu tambahkan 12.000.

Berapa jumlah soal matematika yang biasanya muncul?

Jumlahnya berbeda-beda antar seleksi dan tidak ada susunan yang berlaku untuk semua penyelenggara. Yang bisa kamu siapkan adalah kecepatannya: targetkan satu butir selesai di bawah 45 detik supaya sisa waktu bisa dipakai untuk soal yang berat atau untuk memeriksa ulang butir yang meragukan.

Apakah soal di halaman ini sama dengan soal seleksi yang akan saya hadapi?

Tidak. Seluruh soal di SiapPsikotes adalah karya penyusun sendiri untuk keperluan latihan, bukan kumpulan soal dari seleksi tertentu. Yang kamu latih di sini adalah kecepatan mengenali pola dan ketelitian berhitung, bukan hafalan kunci jawaban.

Apa bedanya 40 soal di halaman contoh dan materi di dalam aplikasi?

Di halaman contoh tersedia 40 soal berpembahasan yang bisa dicoba gratis tanpa akun. Materi di dalam aplikasi berbayar: akses penuh berisi 1.348 soal untuk 9 jenis tes, lengkap dengan pembahasan dan Laporan Lengkap, seharga Rp 39.000 sekali bayar - bukan langganan, jadi tidak ada tagihan berulang.

Kalau saya menemukan soal atau pembahasan yang keliru, bagaimana?

Laporkan kepada kami. Setiap soal diperiksa dengan pedoman mutu yang dapat diperiksa ulang, tetapi kami tidak mengklaim bahwa semuanya bebas dari kekeliruan. Bukti pemeriksaan bisa kamu lihat di halaman mutu, dan laporanmu membantu perbaikan soal berikutnya.

Kalau hasil latihan saya belum naik, apa yang salah?

Biasanya bukan soal bakat, melainkan cara latihannya. Tiga penyebab yang paling sering: hanya membaca pembahasan tanpa mencoba mengerjakan, menambah soal baru tanpa mengulang soal yang salah, dan berlatih dalam sesi panjang yang jarang. Perbaiki dulu ketiga hal itu sebelum menyimpulkan apa pun.

Kunci soal matematika psikotes bukan pada rumus yang panjang, melainkan pada kebiasaan kecil: menuliskan yang diketahui, menandai yang ditanya, dan berhenti sejenak sebelum memilih jawaban. Soal di halaman ini bisa kamu kerjakan berulang kali sampai langkahnya terasa biasa; mengulang satu blok sampai lancar lebih berguna daripada melahap banyak soal sekali lewat.

Kalau ingin mencoba lebih dulu, 40 soal berpembahasan tersedia gratis tanpa akun di halaman contoh. Untuk latihan penuh, akses ke dalam aplikasi berisi 1.348 soal untuk 9 jenis tes dengan pembahasan dan Laporan Lengkap, seharga Rp 39.000 sekali bayar. SiapPsikotes bukan situs resmi instansi mana pun dan tidak berafiliasi dengan lembaga pemerintah; seluruh soal adalah karya penyusun sendiri untuk latihan, dan pembelian tidak menjamin kelulusan seleksi apa pun.

Latihan soal psikotes di aplikasi 40 soal contoh gratis (tanpa akun) Harga dan cara beli Mutu dan bukti pemeriksaan soal