1.Tulis kembali deret berikut sesuai urutan yang kamu dengar: 4 7 2
Lihat jawaban & pembahasan
Deret dibaca apa adanya: 4-7-2 → 472.
Daya ingat dan aritmatika lisan jarang gagal karena soalnya sulit. Yang menghabiskan nilai adalah menyimpan angka di kepala sambil masih mendengarkan angka berikutnya.
Isi halaman
Soal daya ingat dan aritmatika lisan muncul di seleksi kerja, seleksi sekolah kedinasan, dan pemeriksaan psikologi. Bentuknya sederhana: deret angka yang harus ditulis kembali, dan hitungan cerita yang harus dijawab tanpa alat bantu.
Yang membuat peserta kehilangan nilai biasanya bukan hitungannya, melainkan penyimpanannya. Deret lima angka yang diucapkan satu per satu harus tetap utuh sementara telinga masih menerima angka berikutnya. Begitu juga pada aritmatika lisan, angka antara yang lupa dicatat membuat jawaban akhir ikut salah.
Halaman ini memuat lima belas soal dari bank soal SiapPsikotes, lengkap dengan pembahasan yang bisa dibuka satu per satu. Kerjakan dulu tanpa membuka pembahasan, baru bandingkan cara berpikirmu dengan cara yang tertulis.
Tes daya ingat mengukur berapa banyak informasi yang masih bisa kamu pegang sekaligus, dan seberapa tahan ingatan itu ketika informasi berikutnya masuk. Tes aritmatika lisan mengukur hal yang mirip: kemampuan menjaga angka antara tetap benar sambil mengerjakan langkah berikutnya.
Karena itu, latihannya bukan menghafal rumus. Yang dilatih adalah kebiasaan menahan angka dengan cara tertentu, misalnya mengelompokkan deret menjadi potongan dua atau tiga angka, atau menuliskan hasil antara sebelum melangkah.
Delapan soal berikut diambil apa adanya dari bank soal SiapPsikotes. Soal yang bertipe mundur harus ditulis dari angka paling belakang. Pembahasannya menunjukkan cara membaca deret itu, bukan sekadar kuncinya.
1.Tulis kembali deret berikut sesuai urutan yang kamu dengar: 4 7 2
Deret dibaca apa adanya: 4-7-2 → 472.
2.Tulis kembali deret berikut secara mundur: 3 8 6
Dibaca dari urutan paling belakang: 6-8-3 → 683.
3.Tulis kembali deret berikut sesuai urutan yang kamu dengar: 5 9 2 7
Deret dibaca apa adanya: 5-9-2-7 → 5927.
4.Tulis kembali deret berikut secara mundur: 4 7 2 9
Dibaca dari urutan paling belakang: 9-2-7-4 → 9274.
5.Tulis kembali deret berikut sesuai urutan yang kamu dengar: 3 8 4 1 9
Deret dibaca apa adanya: 3-8-4-1-9 → 38419.
6.Tulis kembali deret berikut secara mundur: 2 9 5 7 1
Dibaca dari urutan paling belakang: 1-7-5-9-2 → 17592.
7.Tulis kembali deret berikut sesuai urutan yang kamu dengar: 5 2 9 7 3 8
Deret dibaca apa adanya: 5-2-9-7-3-8 → 529738.
8.Tulis kembali deret berikut secara mundur: 3 7 2 9 5 1
Dibaca dari urutan paling belakang: 1-5-9-2-7-3 → 159273.
| Level | Jumlah angka | Skor per soal |
|---|---|---|
| 1 | 3 angka | 1 |
| 2 | 4 angka | 2 |
| 3 | 5 angka | 3 |
| 4 | 6 angka | 4 |
| 5 | 7 angka | 5 |
Deret makin panjang, tetapi polanya tetap sama. Kalau deret lima angka sudah lancar, menambah panjang deret jauh lebih mudah daripada menambah kecepatan.
Tujuh soal berikut juga diambil apa adanya dari bank soal. Setiap pembahasan memuat langkah hitungnya, supaya kamu bisa melihat di langkah mana kesalahan biasanya terjadi.
1.Jika 8 pensil harganya Rp4.000, berapa harga 5 pensil?
4000÷8=500, 500×5=2500 Jadi jawabannya 2500.
2.Seorang pedagang beli 12 apel. Dia jual setengahnya. Berapa sisa?
12÷2=6 Jadi jawabannya 6.
3.Jam sekarang 14:30. 45 menit lagi jam berapa?
14:30 + 0:45 = 15:15 Jadi jawabannya 15:15.
4.Saya punya 3 uang Rp10.000. Saya beli makanan Rp25.000. Berapa sisa?
30.000 - 25.000 = 5.000 Jadi jawabannya 5000.
5.Bus berangkat pukul 08:00 dan sampai pukul 11:30. Berapa jam lama perjalanan?
11:30 - 08:00 = 3 jam 30 menit = 3,5 jam Jadi jawabannya 3.5.
6.Kecepatan mobil 60 km/jam. Berapa km dalam 30 menit?
60×0.5=30 Jadi jawabannya 30.
7.Harga buku turun 20% dari Rp50.000. Berapa harga sekarang?
50.000 - (20%×50.000) = 40.000 Jadi jawabannya 40000.
Halaman ini tidak memakai pengatur waktu, jadi kamu bisa berlatih dengan tempo sendiri. Aplikasi latihan SiapPsikotes memakai batas waktu supaya lebih dekat dengan suasana tes.
Apakah soal daya ingat di halaman ini sama dengan yang keluar saat seleksi?
Bentuk soalnya mengikuti jenis yang umum dipakai, yaitu deret angka yang harus ditulis kembali dan kadang ditulis mundur. Isinya diambil dari bank soal SiapPsikotes, bukan naskah milik instansi mana pun, dan SiapPsikotes tidak berafiliasi dengan lembaga pemerintah.
Berapa waktu yang diberikan untuk satu soal daya ingat?
Di aplikasi latihan SiapPsikotes, satu soal daya ingat diberi 30 detik dan satu soal aritmatika lisan 45 detik. Di halaman ini tidak ada pengatur waktu, sehingga kamu bisa berlatih lebih dulu tanpa tekanan waktu.
Bagaimana cara menjawab soal deret mundur?
Jangan menulis saat angka pertama diucapkan. Tunggu deretnya selesai, baru tulis dari angka terakhir menuju angka pertama. Contohnya deret 3 8 6 dibaca dari belakang menjadi 6 8 3.
Bolehkah mencoret-coret saat mengerjakan aritmatika lisan?
Boleh. Soal aritmatika lisan memang disarankan dikerjakan dengan menuliskan hasil antara, supaya langkah berikutnya tidak dihitung dari angka yang sudah keliru.
Apakah halaman ini berbayar?
Halaman ini bisa dibuka tanpa akun dan tanpa bayar. Akses penuh ke seluruh aplikasi latihan, termasuk pembahasan tiap soal dan laporan hasil, dijual sekali bayar; rinciannya ada di halaman harga.
Kerjakan satu bagian dulu sampai selesai, baru periksa pembahasannya. Cara itu membuat kamu tahu apakah kesalahannya ada di penyimpanan angka atau di langkah hitungnya.
Kalau delapan soal daya ingat di atas sudah lancar, lanjutkan dengan deret angka dan hitung cepat pada halaman contoh soal lainnya, lalu coba versi berwaktu di aplikasi latihan.